Khasiat Sambung Nyawa
Sambung nyawa
jdigunakan dalam upaya
penyembuhan penyakit
ginjal, disentri, infeksi
kerongkongan, di samping
itu digunakan pada upaya
menghentikan
perdarahan, mengatasi
tidak datang haid dan
gigitan binatang berbisa.
Sedangkan umbinya
untuk menghilangkan
bekuan darah
(haematom),
pembengkakan, patah
tulang, dan perdarahan
setelah melahirkan.
KEGUNAAN DI MASYARAKAT
Batang tanaman
Sambung nyawa sering
digunakan untuk
menurunkan demam.
Sambung nyawa juga
digunakan dalam upaya
penyembuhan penyakit
ginjal, disentri, infeksi
kerongkongan, di samping
itu digunakan pada upaya
menghentikan
perdarahan, mengatasi
tidak datang haid dan
gigitan binatang berbisa.
Umbi untuk
menghilangkan bekuan
darah (haematom),
pembengkakan, patah
tulang, dan perdarahan
setelah melahirkan.
CARA PEMAKAIAN DI
MASYARAKAT
Untuk mengatasi gigitan
ular / serangga
digunakan daun dan umbi
tumbuhan Sambung
nyawa 1 batang, kunyit
sebesar telur ayam 1 biji.
Kunyit dikupas, dicuci
kemudian ditumbuk
bersama bahan lain
hingga lembut. Tempelkan
pada luka dan dibalut
dengan air bersih.
Untuk mengatasi muntah
darah / perdarahan rahim
digunakan pohon
Sambung nyawa dan
umbinya 1 batang, kunyit
1 jari, kayu secang (tua)
yang telah diserut 1/4
genggam. Kunyit dikupas,
diiris tipis, kemudian
direbus bersama bahan
lainnya dengan air 2 gelas
hingga tinggal 1 1/2 gelas.
Angkat dan saring,
diminum 2 kali sehari ½
gelas.
Untuk penyembuhan bisul
digunakan daun Sambung
nyawa segar 8 gram
dicuci, ditumbuk sampai
lumat. Kemudian
ditempelkan pada bisul.
Daun dewa dan sambung
nyawa termasuk
tanaman liar yang banyak
dijumpai di pekarangan.
Meskipun demikian, masih
banyak yang belum
mengenal tanaman ini,
baik fisik maupun
manfaatnya. Tanaman
yang masih satu marga ini
ternyata menyimpan
berjuta potensi bagai
kesehatan tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar