Sebagai kodrat Illahi manusia itu bersifat Bhineka tunggal(mono pluraris). manusia memang wujudnya satu yang mawujud satu benda bernama tubuh atau badani, tetapi sesungguhnya terdiri dari dua yang bernama :
pertama, raga atau jasmani, yaitu sesuatu yang "kasat mata" dan mempunyai sumbar-sumber kemampuan indra, berupa panca indra, dan
kedua, budi atau jiwa atau rohani, yaitu sesuatu yang tidak mawujud atau yang tidak "kasat mata" yang mempunya sumber-sumber kemampuan tiga jenis, masing-masing disebut cipta,rasa,dan karsa.
kedua bagian manusia,raga dan jiwa tersebut tidak terpisah satu dari yang lain, tetapi dalam susunan organis menjadi satu yang merupakan dwi tunggal atau mono dualis. artinya, dua tetapi satu dan satu tetapi dua yang merupakan suatu keutuhan mutlak.
Hakekat kodrat manusia itu adanya ialah sendiri yang diadakan oleh Yang Maha Ada, sebagai ada yang pertama yang tidak pernah diadakan, yaitu Tuhan Yang Maha Esa. tetapi adanya manusia itu juga melalui atau dikarenakan oleh orang lain.yaitu oleh bapak dan ibu. disamping itu manusia juga mempunyai sifat selalu berhubungan dengan manusia lain.sehingga manusia hidup itu bersifat tiga, yaitu perorangan, sebagai makhluk sosial dan makhluk Tuhan. sehngga manusia konkrit secara seutuhnya itu pada hakekatnya adalah bersifat dwi tunggal(mono dualis) tetapi juga dwi tunggal (mono plural).
jadi yang dimaksud dengan manusia seutuhnya adalah suatu makhluk yang beraga atau badani yang memiliki jiwa atau rohani,yang mempunyai sumber kemampuan cipta, karsa,dan rasa. ini berarti manusia itu mempunyai kesadaran dan intelegensi yang tinggi. pendek kata, manusia adalah makhluk yang berfikir atau yang berakal budi.